Copyright 2017 - by Gen Konsultan


upgrade new version iso 9001:2015 & iso 14001:2015

1. Trainining ISO 9001: 2008 Awareness
Training ini berisi penjelasan mengenai apa itu iso, sejarah iso, pola dasar ISO , PDCA, Customer Requirements, dan bisnis proses internal organisasi. Training Awareness ISO 9001: 2008 ini sangat penting dilakukan agar semua karyawan memahami tujuan sistem manajemen mutu yang akan diimplementasikan di perusahaan.

2. Training ISO 9001: 2008 Interpretation
Training ini berisi penjelasan mengenai penjelasan klausal per klausal dari ISO 9001: 2008 dan masing masing klausal akan dijelaskan secara gamblang berikut contoh -contoh aktualnya yang terkait dengan bisnis organisasi / perusahaan, sebelum pembuatan dokumen ISO perlu dilakukan Training ini, agar semua pihak sudah familiar dan paham mengenai apa yang dipersyaratkan oleh ISO 9001: 2008

3. Training ISO 9001: 2008 Documentation
Training ini berisi mengenai jenis jenis dokumen menurut ISO 9001: 2008, seperti Manual Mutu, Prosedur/ SOP, Instruksi Kerja, Formulir, Pengendalian Dokumen ( Perubahan dokumen, Distribusi, dll) , Pengendalian Catatan Mutu ( Penyimpanan, Retensi ) , Training ini wajib diberikan agar semua Tim Project ISO memahami apa yang harus mereka lakukan dan bagaiamana cara melakunannya, sehingga proses development dokumen ISO di Organisasi bisa berjalan dengan baik dan benar.

4. Training ISO 9001: 2008 Internal Audit
Training ini berisi mengenai persiapan audit, pembuatan jadwal audit, pembuatan cek list audit, pelaksanaan audit, proses audit, teknik wawancara, teknik pengambilan sample, Review dokumen, penulisan laporan audit, opening & closing meeting, conflict handling, dan juga tindak lanjut audit yang terdiri dari follow up temuan audit, verivikasi sampai dengan finding closing.

Paket Konsultasi dan sertifikasi ISO 9001, Konsultan ISO 9001 Murah, paket konsultasi dan sertifikasi iso 14001, konsultan iso 14001 murah

GEN KONSULTAN - Training ISO dan OHSAS-KONSULTASI

TRAINING ISO 9001:2015 DIS
TRAINING ISO 9001:2008 Awareness,
TRAINING ISO 14001:2004 Awareness,
TRAINING OHSAS 18001:2007 Aawreness

TRAINING ISO 9001:2008 Internal Audit
TRAINING ISO 14001:2004 Internal Audit, 
TRAINING OHSAS 18001:2007 Internal audit

5S/ 5R workplace Management, balance scorecard, MLC dll

untuk Konsultasi 

Konsultasi ISO 9001:2008
Konsultasi ISO 14001:2004
Konsultasi OHSAS 18001:2007
Konsultasi MLC
dll

Paket Konsultasi dan sertifikasi ISO 9001, Konsultan ISO 9001 Murah, KONSULTAN ISO 9001, KONSULTAN OHSAS 18001

Sistem Manajemen Lingkungan

ISO 14001

 

Latar Belakang

Isu Lingkungan dan Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan

Sutainable Economic Development 

Low Carbon Economy Development

Green Economy Development

3 Track Strategy (Pro Business, Pro Poor, and Pro Environment)

Economy, Social and Enviroment Internalization in Economy Activities

Green Houses Gases Reduction/Mitigation

Rencana Aksi Penurunan Gas Rumah Kaca Nasional/Daerah

Paradigma Kebijakan/Program Pengembangan Bisnis Berkelanjutan

Sutainable Business Development 

Green Green Company, Green Business

Green Industry, Building/Construction/Property, Green Hotel, Green Mining, Green Hospital, Green Energy, etc

Program Pengelolaan Lingkungan Sektor Industri Terkait

AMDAL, UKL/UPL (Kementerian LHK)

PROPER (Kementerian LHK)

Industri Hijau  (KementerianPerindustrian)

Konservasi Energi (Kementerian ESDM)

Paket Konsultasi dan sertifikasi ISO 9001, Konsultan ISO 9001 Murah, KONSULTAN ISO 9001, KONSULTAN OHSAS 18001

Menepis isu-isu tersebut, dalam satu dasawar saterakhir ini kebutuhan akan suatu sistem standardisasi semakin dirasakan urgensinya. Hal ini mendorong organisasi Internasional di bidang standardisasi yaitu ISO (International Organization for Standardization) mendirikan SAGE (Strategic Advisory Group on Environment) yang bertugas meneliti kemungkinan untuk mengembangkan sistem standar di bidang lingkungan. SAGE memberikan rekomendasi kepada ISO untuk membentuk panitia teknik (TC) yang akan mengembangkan standar yang berhubungan dengan manajemen lingkungan. Pada tahun 1993, ISO membentuk panitia teknik TC 207 untuk merumuskan sistem standardisasi dalam bidang lingkungan. Hasil kerja panitia TC 207 kemudian dikenal sebagai standar ISO seri 14000 (Lee Kuhre, 1996).

Dalam menjalankan tugasnya ISO/TC 207 dibagi dalam enam sub komite (SC) dan satu kelompok kerja (WG) yaitu :

Sub-komite 1, SC-1 : Sistem Manajemen Lingkungan (SML)

Sub-komite 2, SC-2 : Audit Lingkungan (AL)

Sub-komite 3, SC-3 : Pelabelan Lingkungan (Ekolabel)

Sub-komite 4, SC-4 : Evaluasi Kinerja Lingkungan

Sub-komite 5, SC-5 : Analisis Daur Hidup

Sub-komite 6, SC-6 : Istilah dan Definisi

KelompokKerja 1, WG-1 :Aspek lingkungan dalam Standar Produk.

 

ISO 14001 pertama kali diperkenalkanpadatahun 1996, untukmemenuhikebutuhanorganisasidalamhalpengelolaanlingkunganhidupsejalandengankebijakandansasaranorganisasitersebut.Kemudian, padatahun 2004 mengalamiperubahan/revisipertama, haliniuntukmendukungsistemmanajemen yang terintegrasidansejalandenganpenerapanSistemManajemenMutuISO 9001 : 2008.

Pada September 2015 telahterbitversibaruyaitu ISO 14001 : 2015 denganperubahan yang signifikan. Perubahaninidiharapkandapatmerubahparadigmadantantanganbagiorganisasi yang telahatauakanmenerapkanstandarini. Tetapitetapsejalandengantujuanawalpembuatanstandariniyaitusalahsatunyameningkatkankinerjalingkunganorganisasi.

 

PrinsipSistimManajemenLingkungan

 

KonsepSistemManajemenLingkunganISO 14001

Disain / rancangansuatuprodukmenentukanlaluanmateri&energi, sertakeluaranberupapencemar&limbah

 

TujuandanManfaatImplementasi

Adapun tujuan dan manfaat utama dari program implementasiISO 14000 antara lain :

1.Penerapan system yang efektifdanefisienberbasisramahlingkungan

2.Memilikisasarandan program lingkunganyang terukurdanterencana

3.Dapat mengidentifikasi, memperkirakan daan mengatasi risiko lingkungan yang mungkin timbul.

4.Dapat  menekan biaya produksi dapat mengurangi kecelakaan kerja dapat memelihara  hubungan baik dengan masyarakat, Pemerintah dan pihak-pihak yang peduli terhadap lingkungan.

5.Memberi jaminan kepada konsumen mengenai komitmen pihak manajemen  puncak terhadap lingkungan.

6.Dapat  mengangkat  citra  perusahaan,  meningkatkan  kepercayaan  konsumen  dan memperbesar pangsa pasar.

7.Menunjukkanketaatanperusahaan  terhadap  Peraturan  Perundang - undangan yang berkaitandenganlingkungan.

8.Mempermudahmemperolehperijinan

9.Dapat meningkatkan motivasi para pekerja.